Beranda > Kesehatan > Tanaman Obat Tradisional

Tanaman Obat Tradisional


Indonesia memang sangat kaya akan tanaman herbalnya yang
sangat bermanfaat bagi kesehatan kita.Berikut ini beberapa
tanaman obat tradisional yang bisa kita gunakan sebagai obat.
Silahkan disimak,semoga bermanfaat.


# Bawang Merah
Untuk menurunkan demam, parut bawang merah secukupnya, balurkan di
tubuh
bayi/anak.
Untuk borok, 3 siung bawang merah dan 2 jari rimpang kunyit dicuci,
diparut,
lalu dicampur dengan 2 sendok minyak kelapa baru. Hangatkan diatas api
kecil
sambil diaduk. Setelah dingin, oleskan pada bagian tubuh yang sakit
sebanyak
2 kali sehari. Untuk masuk angin, 8 siung bawang merah,dicuci, tumbuk
halus,
campur dengan air kapur sirih secukupnya. Balurkan dipunggung, leher,
perut
dan kaki.

# Jahe
Untuk menghilangkan masuk angin, perut kembung dan kolik pada anak.
Caranya,¼  sendok teh bubuk jahe kering dilarutkan dalam ½  cangkir air
panas. Berikan 1-2 kali per hari sesuai umurnya.

# Kunyit (kunir)
Untuk diare, ½  jari kunyit dan 3 lembar daun jambu biji muda segar
dihaluskan, campur dengan ½  cangkir air, lalu diperas. Setelah
disaring,diminumkan pada anak sekehendaknya. Untuk kulit berjamur atau
becak
putih jamur/ruam popok karena pemakaian diapers, parut kunyit lalu
oleskan.

# Daun jambu Biji (jambu klutuk, jambu batu)
Untuk diare, 3 lembar daun jambu biji muda dan segar dicuci bersih,
tumbuk
halus, beri ½  cangkir air matang hangat, diperas dan diambil airnya.
Beri
garam secukupnya sebelum diminumkan pada anak. Air perasan diberikan
pada
anak sekehendaknya.

# Belimbing wuluh (belimbing asam, belimbing buluk)
Biasanya digunakan untuk obat batuk anak. Caranya, kukus (dalam panci
kecil
tertutup selama beberapa jam) satu genggam (sekitar 11-12 gram) bunga
belimbing wuluh segar, 5 butiradas, 1 sendok makan gula batu dan 1/2
gelas
air. Saring dan minumkan 2-3 kali per hari dengan dosis sesuai usia
anak.

# Kemiri
Berkhasiat menyuburkan rambut bayi. Caranya, minyak kemiri dioleskan
pada
kepala bayi/anak sambil dipijat perlahan setiap malam. Pagi hari
rambutdisampo dan dibilas dengan air hangat hingga bersih.

# Air Kelapa muda
Dapat digunakan untuk obat muntaber karena air kelapa muda banyak
mengandung
mineral kalium, yang banyak keluar ketika anak muntaber.
Dosisnya tak ada takarannya, sekendak  anak.

# Brotowali (Putrawali, andawali)
Untuk pemakaian luar bermanfaat menyembuhkan luka-luka dan gatal-gatal
akibat kudis (scabies). Caranya, 2-3 jari batang brotowali dipotong
kecil-kecil, rebus dengan 6 gelas air. Setelah mendidih, biarkan selama
½jam. Saring air dan gunakan untuk mengobati luka serta gatal-gatal.

# Jeruk Nipis
Untuk mencairkan dahak dan obat batuk anak. Caranya, campur 1 sdm air
perasan jeruk nipis, 3 sdm madu murni, 5 sdm air matang, lalu ditim
selama
30 menit. Takaran minum  bayi antara usia 6-1 tahun : 2 kali 1/2 sdt ;
anak
1-3 tahun : 2 kali 1 sdt; anak 4-5 tahun : 2 kali 1 1/2 sdt. Cara lain,
potong 1 buah jeruk nipis, peras airnya, taruh dalam gelas / cangkir.
Tambahkan kecap manis, aduk. Takaran minum untuk anak, 3 kali 1 sdt per
hari.

# Kentang
Untuk obat bisul. Caranya, parut kentang dan peras. Oleskan sari air
dan
parutan kendtang segar dioleskan pada bisul 3-4 kali per hari Bisa pula
untuk ruam kulit yang disebabkan biang keringat atau keringat buntet
(miliaria), karena sifat kentang yang mendinginkan.

# Minyak zaitun
Untuk mengobati kerak kepala atau ketombe pada bayi (craddle crap),
sebanyak
1-2 kali per hari dioleskan pada kulit kepala.

# Lidah buaya
Untuk mengobati luka bakar pada bayi dan anak. Caranya dengan
mengoleskan
daging daun lidah buaya pada seluruh permukaan kulit yang menderita
luka
bakar.

# Daun pepaya.
Berkhasiat meningkatkan nafsu makan, menyembuhkan penyakit malaria,
panas,
beri-beri dan kejang perut. Caranya, daun pepaya muda ditumbuk,
diperas,
saring, lalu minum airnya. Temulawak (koneng gede)
Untuk menambah nafsu makan. Caranya, 150 gram temulawan 50 gram kunyit
segar dikupas, iris tipis, rendam dalam 500 cc madu kapuk dalam toples
tertutup selama 2 minggu.  Setelah 2 minggu ramuan siap digunakan.
Aturan
minum : 1 sdm madu temulawak dilarutkan dalam ½ cangkir air hangat,
diminum
pagi & sore.

# Kencur
Untuk meringankan batuk pada anak. Caranya, 5 gram kencur segar dicuci
bersih, parut, lalu  tambahkan 2 sdm air putih matang dan diaduk.
Setelah
disaring, tambahkan 1 sdm madu murni. Berikan 2-3 kali sehari.
Kategori:Kesehatan
  1. Februari 6, 2010 pukul 12:38

    Artikel yang menarik….nulis terus donk🙂
    http://mobil88.wordpress.com

    • Februari 6, 2010 pukul 12:50

      Jadi semangat nih untuk tetep nulis.
      Mksih atas spiritnya.

  2. Mei 26, 2010 pukul 16:58

    thanks bozzzzzzzzz

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: